Bahagia Itu Sederhana, Sederhana yang Bagaimana?

19 Aug 2016

Bahagia itu sederhana - adarain.com

Mungkin kita pernah dengar atau membaca kalimat “bahagia itu sederhana”, sebuah kutipan kalimat yang belakangan begitu populer. Di tengah kehidupan yang begitu glamor ini, memang menjadi tantangan untuk kita bisa meraih kebahagian dengan hal-hal sederhana. Nah apakah kita bisa bahagia dengan sederhana?

Namun prakteknya kadang gak demikian sama. Katanya aja bahagia itu sederhana, Namun setiap bulan selalu ganti gadget, pakaian & aksesoris serba brand ketermuka ditambah plesir ketempat wisata kelas elit. Dan semuanya dipamerkan di sosmed dengan caption “bahagia itu sederhana”.

Waduhh, sebenarnya sederhana yang bagaimana sih yang bisa bikin bahagia?? Bahagia itu sederhana, tapi sederhana yang bagaimana? Pertanyaannya sama seperti orang yg ngakunya berjuang atas nama masyarakat, tapi masyarakat yang mana? Begitu membingungkan bukan.

Tapi marilah kita urai semuanya dengan sesederhana mungkin. Bahagia itu sederhana, dan ketahuilah level sederhana orang itu berbeda-beda juga. Walau namanya sederhana-sederhana juga, tapi standarnya beda. Kita ambil contoh, cara penjamuan tamu. Masyarakat biasa sama presiden tentu bedakan cara menjamu tamunya.

Karena standar masing-masing orang itu berbeda. Mungkin kita pernah menilai orang lain hidup begitu mewah, hidupnya serba enak. Ketika kita menjudge seseorang terlalu menghamburkan uang karena membeli tas seharga jutaan Rupiah, padahal sesungguhnya orang tersebut telah berhemat uang dengan tidak membeli tas seharga ratusan juta Rupiah, yang mana sesungguhnya iya sanggup membelinya tapi dia gak mau.

Disinilah salah kaprahnya, kita terlalu gampang membandingkan, terlalu mudahnya menyamakan standar hidup semua orang. Yang mana masing-masing orang tersebut memang dilahirkan berbeda-beda.

Kembali ke judul, bahagia itu sederhana, tapi sederhana yang bagaimana? Berhentilah berpikir bahwa sederhana bagi semua orang itu sama. Karena selama kita hidup dengan tidak memakai standar orang lain yang lebih tinggi, kita juga termasuk hidup sederhana.

Walaupun arti sederhana itu luas, luas banget malah. Bahkan membedakan seseorang hidupnya sederhana atau tidaknya dijaman sekarang itu susah-susah gampang. Karena mereka yang kelihatannya berpenampilan lusuh, pakaian compang-camping dan kumal, turun kejalan menjadi pengemis, bisa jadi hartanya segudang dan rumahnya bak istana.

Pengemis kaya - merdeka.com

Sebaliknya mereka yang bergaya layaknya kaum elit, tongkrongannya di mall, pegangannya gadget keluaran terbaru. Namun kenyataannya rumahnya gubuk reok di tiup angin rubuh. Ups maaf kalau ada yang tersinggung.

Dan begitulah, disini saya membahas tentang sederhana, tapi kok sampai sepanjang ini ya tulisannya Hahaha. tetaplah yakin kita bisa bahagia walau hidup sederhana. Bahagia atau gaknya itu tergantung pribadi masing-masing, kitalah yang tahu kita sedang bahagia atau tidak, orang lain gak harus tahu semuanya. Karena kesederhanaan itu gak harus semua orang tahu. Juga sebaliknya, kita menjadi pihak yang paling tidak mengetahui atas kebahagiaan orang lain.


TAGS sosial


-

aku

Saya orangnya gak banyak bicara, cukup cuek, lumayan ramah

Follow Me